untuk para pengemudi.
März 16, 2007
Mengemudikan fikiran…
dan kemungkinan lintas-lintas perjalanannya,
menjadi sangat berarti.
untuk mengemudikan lidah, langkah, dan tingkah laku.
dalam mengefektifkan detik, tumpukan amanah
lawan kepengecutan dan kekerdilan tubuh atasi penyakit-penyakit fikiran.
Mengemudikan hati..
menjadi sangat bermakna.
untuk dapat mengemudikan fikiran, segala bentuk kearoganan, dan penyakit-penyakit jiwa.
Mendekatkan diri kepada Sang Pemilik hati,
menjadi teramat berharga..
untuk mengemudikan hati,
dan fikiran..
-Elantari