Ohisashiburi :-)

April 5, 2007

Mau tahu kabar bunga putih Tanah?

Alhamdulillah sudah mekar beberapa. Walaupun satu tangkai sudah gugur.

alhamdulillah

Natsukashi lama tak kembali ke blog ini. Tanah baru saja muncul setelah diving di sungai Hirose dan menyaksikan gugusan ikan bercakap-cakap riang satu sama lain. Lalu ada lumut sungai dan keong racun di dasar bermain-main dengan arus air diantaranya. Ada juga kerikil2x yang dulu pernah Tanah lempar di lembaran-lembaran musim silam. Subhanallah, begitu lambatnya waktu berjalan di kedalaman. Ketika kembali ke permukaan, waktu seakan berubah menjadi remote control pengatur robot-robot atau roket-roket yang bergerak di 3X10 pangkat 8 m/s.

Tertatih Tanah melempar batu-batu kecil di pinggir danau. Hanya dzikir pembunuh waktu yang mujarab. Obat pelipur duka dan pereduksi bahagia berlebih.

laahaullawallaquwwataillabillah

Setidaknya, ada kekuatan tersembunyi di balik kepemimpinan arus air yang membawa kerikil-kerikil itu ke muara. Menjadi bermanfaat untuk membuat daratan setelah sekian lama. Bermanfaat untuk ikan di tepian menaruh telur-telurnya, atau pijakan katak melompat ke ujung sungai yang lainnya.

“Kalian adalah pemimpin, maka kalian akan dimintai pertanggungjawaban. Penguasa adalah pemimpin, maka akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya. Suami adalah pemimpin keluarganya, maka akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya. Istri adalah pemimpin (rumah tangga suaminya), maka akan dimintai pertanggungjawabannya. Pelayan adalah pemimpin (atas harta tuannya), maka akan dimintai pertanggungjawaban atas pengelolaannya. Oleh karena kalian adalah pemimpin, maka kalian akan dimintai pertanggungjawabannya.” (H.R. Bukhari-Muslim)

Setidaknya.. dan seharusnya. Kekuatan jiwa memimpin raga.

Gambarimasu!

-Elantarie